Main Article Content

Abstract

Pendidikan Isalm pada era sekarang dihadapkan dengan berbagai tantangan yang menyelimuti kehidupan manusia pada zaman modern. Oleh karena itu pendidikan Islam harus ditujukan pada kebutuhan perubahan masyarakat yang modern. Masyarakat dan lembaga pendidikan harus saling membantu dan berpastisipasi. Hubungan masyarakat dan lembaga pendidikan terjadi di daerah Sigerung desa Jatimulya. Di desa Jatimulya mengalami perkembangan pendidikan Islam yang begitu bagus, baik itu dari sarana dan prasarananya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran masyarakat dalam pendidikan Islam nonformal dan mengetahui hambatan dan solusi peran masyarakat dalam pendidikan islam non formal. Metode penelitian yang diguanakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran masyarakat dalam pendidikan Islam nonformal meliputi: Masyarakat Sebagai Pengguna Jasa, Masyarakat Sebagai Donatur, Masyarakat sebagai penerima kebijakan, Masyarakat memberi masukan dan berkonsultasi, Masyarakat sebagai sumber pelayanan, Masyarakat sebagai pelaksanaan kegiatan. Sedangkan hambatannya yaitu Masyarakat masih ada yang tidak mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan. Solusi yang diberikan oleh masyarakat yaitu m mengajak dan memotivasi masyarakat yang belum aktif dalam  kegiatan keagamaan, Lembaga pendidikan meringankan biaya pendidikan dan berusaha melengkapi sarana dan prasarana untuk kegiatan pendidikan.


Islamic education in the current era is faced with various challenges that surround human life in modern times. Therefore Islamic education must be addressed to the changing needs of modern society. Communities and educational institutions must help each other and participate. Public relations and educational institutions took place in the Sigerung area of ​​Jatimulya village. In Jatimulya village, there has been a very good development of Islamic education, both in terms of facilities and infrastructure. The purpose of this study was to determine the role of the community in non-formal Islamic education and to find out the obstacles and solutions for the role of the community in non-formal Islamic education. The research method used in this research is field qualitative research. The results of the study show that the role of the community in non-formal Islamic education includes: the community as service users, the community as donors, the community as recipients of policies, the community providing input and consulting, the community as a source of services, the community as implementing activities. While the obstacle is that there are still people who do not participate in religious activities. The solution provided by the community is to invite and motivate people who are not yet active in religious activities, educational institutions reduce the cost of education and try to complete facilities and infrastructure for educational activities.

Keywords

non-formal Islamic education role society masyarakat pendidikan Islam nonformal peran

Article Details

References

  1. Ahmadi Abu & uhbiyati Nur, 1991. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Rineka Cipata
  2. Daud, Amir. 2005. Jurnal Peran Masyarakat dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan LPMP : Sulawesi Selatan
  3. Fauzan Januri Moh, 2013. Pengantar Hukum Islam Pranata Sosial. Bandung : Cv Pustaka Setia
  4. Handoyo Eko, Dkk, 2015. Studi Masyarakat Indonesia. Yogyakarta: Ombak
  5. Maksum Ali, 2013. Sosiologi Pendidikan. Surabaya: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya
  6. Moleong, Lexy J, 2012.. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya
  7. Minarti, Sri, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Amzah, 2013
  8. Nata Abuddin, 2008. Metodologi Studi Islam. Jakarta: Pt Grafindo Persada
  9. Nurkhasanah, (2017). Peran Masyarakat Dalam Lembaga Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dasar, 1, 61-67
  10. Nugrahani, Farida. 2014. Metode Penelitian Kualitatif Dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Solo: Cakra Books
  11. Rahmadi, 2011. Pengantar Metodologi Penelitian. Banjarmasin: Antasari Press
  12. Ramayulis, 2008. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta : Kalam Mulia
  13. Salik Mohammad, 2014. Ilmu Pendidikan Islam. Surabaya: Uin Sunan Ampel Press
  14. Sedana suci Igede, 2020. pengantar sosiologi pendidikan. Pasuruan: CV Penerbit Qiara Media
  15. Siyoto, S, & Sodik, A,. 2015. Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing
  16. Sudarsono Agus dan Wijayanti agustina tri, 2016. pengantar sosiologi. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial UNY
  17. Suswandari Meidawati, 2016. Sosiologi Pendidikan Pendekatan Teori dan Studi Kasus. Semarang: Pt. Upgri Semarang
  18. Syafarudin, Nurgayah Pasha, & Mahariah, 2017. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Hijri Pustaka Utama
  19. Syaron, B. L, Florence D. J. L., & Joorie M.R, 2017. Peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dalam Penyusunan Rpjmd Kota Tomohon. Jurnal Administrasi Publik (Fis & Politik, Universitas Sam Ratulangi Manado). 4, 048, 1-9
  20. Qomar, Mujamil. 2009. Manajemen Pendidikan Islam: Strategi Baru Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam. Jakarta: Erlangga.
  21. Yoyon Suryono & Entoh Tohani, 2016. Inovasi Pendidikan Nonformal. Yogyakarta: Graha Cendikia
  22. Zaitun, 2015. Sosiologi Pendidikan Analisis Komprehensif Aspek Pendidikan Dan Proses Sosial. Pekanbaru: Kreasi Edukasi Publishing And Consulting Company